7.29.2018

PROFILE PRODI PAI IAI BBC

Agus Dian Alirahman, Ketua Prodi PAI
Program Studi PAI dalam sejarahnya tidak dapat dipisahkan dengan berdirinya Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon. Lahirnya Program Studi PAI menjadi tonggak awal dibukanya Pendidikan Strata Satu (S-1) pada tahun 2003, dimana sebelumnya masih berstatus Sekolah Tinggi Agama Islam. 

Kesuksesan yang diraih oleh Program Studi PAI tidak diraih secara instan namun melalui proses yang cukup panjang. Ragam pengembangan Prodi PAI dilakukan secara terencana melalui stake holder yang konsekuen terhadap peningkatan mutu dan kualitas program studi. Tahun 2019 Progam Studi PAI mendapatkan Peringkat Akreditasi “A” dengan SK BAN-PT:699/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2019. Hal ini menunjukan bahwa legalitas dan kualitas Prodi PAI sudah layak dan teruji secara hukum. 

Menjadi sebuah program studi yang berkualitas memerlukan usaha konkrit yang dibangun atas cita-cita bersama, untuk terus mengembangkannya dilaukan inovasi-inovasi kelembagaan,salah satunya pada Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran. 

Menjadi perguruan tinggi yang bermutu dan unggul merupakan harapan dari sebuah institusi perguruan tinggi. Sehingga perguruan tinggi perlu melakukan perubahan pada beberapa unsur penting salah satunya kurikulum. Perubahan kurikulum dilakukan dalam serangkaian kegiatan yang intinya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan didasarkan pada telaah dan kajian keilmuan dan keahlian. 

Kurikulum merupakan keseluruhan rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian pembelajaran yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi (SNPT,2014). 
Alasan yang melatarbelakangi perubahan kurikulum adalah alasan dari pihak eksternal dan pihak internal. Alasan eksternal dari perubahan tersebut adalah pengembangan IPTEKS, perubahan kebutuahan masyarakat stake holder, kecenderungan masa depan, dan adanya KKNI (Kulifikasi Kerangka Nasional Indonesia). Sedangkan perubahan dari dalam atau internal adalah tradisi perubahan visi-misi institusi selama 4-5 tahunan, perubahan aturan lembaga, dan perubahan kebutuhan mahasiswa.Dari alasan tersebut, perubahan kurikulum mengharuskan melibatkan bebagai pihak. 

Sejatinya kajian evaluasi kurikulum dilakukan dengan adanya pertimbangan analisis SWOT, tracer studi, dan masukan stakeholder. Dalam kurikulum berbasis KKNI, untuk menentukan profil lulusan memerlukan analisis SWOT dan hasil dari tracer study, juga dapat melihat kesepakatan forum Prodi. Selain itu, penyesuaian kurikulum harus sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi 2004, serta KKNI sendiri.
  
Silahkan KLIK DI SINI untuk mengunduh Profile Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon.


0 komentar:

Posting Komentar